<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Singapura, Lansia, dan Kesadaran Menjaga Kebersihan	</title>
	<atom:link href="https://www.ghibahin.id/esai/singapura-lansia-dan-kesadaran-menjaga-kebersihan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ghibahin.id/esai/singapura-lansia-dan-kesadaran-menjaga-kebersihan/</link>
	<description>keep ghibah, stay tabah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Aug 2022 14:58:14 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Santi Kurniasari		</title>
		<link>https://www.ghibahin.id/esai/singapura-lansia-dan-kesadaran-menjaga-kebersihan/#comment-160</link>

		<dc:creator><![CDATA[Santi Kurniasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2022 14:58:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ghibahin.id/?p=1448#comment-160</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://www.ghibahin.id/esai/singapura-lansia-dan-kesadaran-menjaga-kebersihan/#comment-159&quot;&gt;penikmat food court&lt;/a&gt;.

Terima kasih sudah membaca, dan terima kasih juga tambahan informasinya, Kak  Sepertinya cerita-ceritanya menarik, kalau berkenan, mungkin bisa ditulis dan dikirimkan ke ghibahin.id ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://www.ghibahin.id/esai/singapura-lansia-dan-kesadaran-menjaga-kebersihan/#comment-159">penikmat food court</a>.</p>
<p>Terima kasih sudah membaca, dan terima kasih juga tambahan informasinya, Kak  Sepertinya cerita-ceritanya menarik, kalau berkenan, mungkin bisa ditulis dan dikirimkan ke ghibahin.id </p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: penikmat food court		</title>
		<link>https://www.ghibahin.id/esai/singapura-lansia-dan-kesadaran-menjaga-kebersihan/#comment-159</link>

		<dc:creator><![CDATA[penikmat food court]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2022 13:51:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ghibahin.id/?p=1448#comment-159</guid>

					<description><![CDATA[Komentar dari sesama WNI yang jadi TKI di negara Singa sebagai perbandingan dari sudut pandang lain:

1. Para lansia itu juga ada yang harus tetap bekerja karena tidak ada lagi yang bisa membantu mereka (keluarga) dari sisi finansial.

2. Negara Singa kekurangan tenaga kerja yang mau melakukan pekerjaan seperti di toilet atau food court tadi. Generasi yang lebih muda tidak mau melakukannya, jadi satu alternatif adalah mendatangkan TKA dari negara lain.

3. Meninggalkan meja di food court dalam kondisi sebersih mungkin? Mulai tahun ini, pihak NEA akan mendenda para pengunjung hawker centre yang tidak membawa piring/nampan bekas makan mereka ke tempat yang telah disediakan. Kebijakan denda ini akhirnya diterapkan setelah ada masa sosialisasi beberapa bulan sebelumnya. Mengapa bisa ada kebijakan seperti itu? Pastinya bukan karena kesadaran masyarakatnya dari awal. 

Beberapa hal yang dapat di Google untuk perenungan lebih lanjut terkait artikel ini:
a. Singapore Kindness Movement
b. Happy Toilet Programme
c. &quot;NEA fine table littering hawker center&quot;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komentar dari sesama WNI yang jadi TKI di negara Singa sebagai perbandingan dari sudut pandang lain:</p>
<p>1. Para lansia itu juga ada yang harus tetap bekerja karena tidak ada lagi yang bisa membantu mereka (keluarga) dari sisi finansial.</p>
<p>2. Negara Singa kekurangan tenaga kerja yang mau melakukan pekerjaan seperti di toilet atau food court tadi. Generasi yang lebih muda tidak mau melakukannya, jadi satu alternatif adalah mendatangkan TKA dari negara lain.</p>
<p>3. Meninggalkan meja di food court dalam kondisi sebersih mungkin? Mulai tahun ini, pihak NEA akan mendenda para pengunjung hawker centre yang tidak membawa piring/nampan bekas makan mereka ke tempat yang telah disediakan. Kebijakan denda ini akhirnya diterapkan setelah ada masa sosialisasi beberapa bulan sebelumnya. Mengapa bisa ada kebijakan seperti itu? Pastinya bukan karena kesadaran masyarakatnya dari awal. </p>
<p>Beberapa hal yang dapat di Google untuk perenungan lebih lanjut terkait artikel ini:<br />
a. Singapore Kindness Movement<br />
b. Happy Toilet Programme<br />
c. &#8220;NEA fine table littering hawker center&#8221;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/56 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: www.ghibahin.id @ 2025-08-30 06:22:22 by W3 Total Cache
-->