“Perlu diperhatikan orang tua harus menggunakan pengawasan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang si kecil dengan baik.”
Di era keterbukaan informasi yang semakin luas, gadget telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun semakin akrab dengan penggunaan gadget. Penggunaan gadget sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, seperti risiko kecanduan bermain gadget atau paparan konten yang tidak sesuai bagi si kecil.
Namun, apakah gadget akan selalu menjadi ancaman bagi tumbuh kembang anak? Dalam dunia parenting ada sebuah konsep yang disebut dengan smart parenting, yang menjadikan gadget justru menjadi alat dalam mendukung proses belajar, eksplorasi, hingga mendukung tumbuh kembang si kecil. Mari jelajahi lebih lanjut!
Smart parenting adalah pendekatan yang membantu orang tua mengelola penggunaan gadget sekaligus mendukung tumbuh kembang si kecil. Pendekatan ini merupakan pola asuh yang berfokus pada pemenuhan enam aspek perkembangan anak, yaitu fisik, motorik, kognitif, bahasa, sosial, dan emosional. Psikolog Anak Usia Dini, Aninda S.Psi., M.P.si.T., menjelaskan, “Smart parenting adalah pola asuh yang fokus memenuhi enam aspek perkembangan si kecil sesuai dengan usianya. Jadi, semua aspek tersebut perlu terpenuhi”.
Dampak Gadget Bagi si Kecil
Ada beberapa dampak positif penggunaan gadget dengan pendekatan Smart Parenting. Pertama, Mendukung Perkembangan Si Kecil. Gadget menawarkan berbagai aplikasi edukatif yang mendukung proses si kecil belajar mengenal huruf, angka, dan bahasa asing. Namun, orang tua tetap harus mengawasi penggunaan gadget pada si kecil agar tetap sesuai dengan kebutuhannya. Kedua, mengembangkan kreativitas. Banyak aplikasi kreatif yang ditawarkan, seperti menggambar, musik, permainan teka-teki, dan kuis, yang dapat melatih daya pikir si kecil. Konten-konten menarik ini membantu si kecil untuk merangsang imajinasi dan kreativitasnya.
Ketiga, melatih koordinasi dan motorik halus si kecil. Penggunaan gadget, seperti bermain permainan menggambar atau bermain game edukasi, dapat membantu meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan serta kemampuan motorik halus si kecil. Namun, perlu diperhatikan orang tua harus menggunakan pengawasan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang si kecil dengan baik.
Namun begitu penggunaan gadget juga dapat menimbulkan dampak negatif gadget jika tanpa pendekatan smart parenting. Seperti misalnya ketergantungan pada gadget. Penggunaan gadget terlalu lama, dapat membuat si kecil sulit untuk fokus pada aktivitas penting lainnya, seperti bermain dengan teman-teman, berinteraksi atau melakukan aktivitas kreatif lainnya.
Selain itu gadget juga dapat menjadi gangguan sosial. Ketergantungan pada gadget berdampak signifikan pada kemampuan sosial si kecil, yang dapat menghambat tumbuh kembang si kecil dalam komunikasi dan interaksi terhadap yang lainnya, hal ini berpotensi membuat mereka menarik diri dari lingkungan sekitarnya.
Dampak negatif lainnya yaitu emosi yang terganggu. Ketergantungan pada gadget tidak hanya berdampak pada fisik dan sosial, tetapi juga memiliki dampak yang mempengaruhi kesehatan emosional si kecil. Penggunaan gadget yang terlalu lama atau berlebihan dapat menyebabkan gangguan emosional yang mempengaruhi perilaku dan suasana hati si kecil, misalnya mengalami kecemasan atau frustasi.
Strategi untuk Mengubah Gadget Menjadi Sahabat Si Kecil
Ada beberapa strategi agar penggunaan gadget bisa menjadi alat yang bersahabat dalam keseharian si kecil.
- Tetapkan Batasan dan Pengawasan
Penggunaan gadget harus diatur dengan batasan waktu dan pengawasan yang tegas dari orang tua. Misalnya dalam satu hari, si kecil hanya diperbolehkan bermain gadget selama maksimal satu jam per hari. Dengan adanya batasan waktu, si kecil tetap memiliki kesempatan untuk bermain secara fisik dan berinteraksi dengan keluarga, teman-teman, serta lingkungan di sekitarnya.
- Pilih konten yang Sesuai
Penting bagi orang tua untuk memilih dan memilah konten yang sesuai untuk si kecil. Orang tua harus memilih aplikasi, permainan, dan video dengan usia dan kebutuhan si kecil, seperti permainan matematika, belajar bahasa, ataupun menggambar yang dapat merangsang pada otak si kecil dengan menyenangkan dan tidak membosankan.
- Dampingi Si Kecil Saat Menggunakan Gadget
Orang tua harus terlibat aktif saat si kecil menggunakan gadget. Ini dapat dilakukan dengan cara, bermain bersama anak melalui aplikasi atau permainan yang sudah orang tua pilih. Kemudian menggunakan waktu untuk berdiskusi dengan si kecil tentang apa yang sudah dipelajari dari aplikasi atau permainan tersebut.
Peran orang tua sangatlah penting dalam memberikan contoh dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang si kecil, baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Orang tua harus menjadi teladan mengenai penggunaan gadget yang bijak. Contohnya, hindari penggunaan gadget saat sedang berbicara atau berinteraksi dengan si kecil, agar si kecil memahami pentingnya komunikasi langsung. Dengan demikian, gadget bukan lagi penghalang, tetapi menjadi alat yang dapat memperkaya pengalaman belajar dan eksplorasi si kecil. Mari bersama-sama memanfaatkan gadget untuk masa depan si kecil yang lebih baik. [red]
Nadia Apriani, tinggal di Palembang.